0

Model Panas Jelly Jelo Diajak Main Film Porno Di Negara Sakura

Penuturan model hot Jelly Jello yang ditawarin main film porno di Jepang

www.madupoker.net

Model panas asal Bandung Jelly Jelo

Madupoker – Film porno jadi salah satu industri terbilang agung di Jepang. Rupanya, industri film dewasa itu seolah kehabisan stok. Sekarang mereka sedang mencoba membujuk model-model laki laki dewasa asal Indonesia untuk direkrut jadi selebriti dalam industri film porno mereka.

Pernyatan ini terlontar dari Jelly Jelo. Perempuan kelahiran Bandung, Jawa Barat, salah seorang model majalah cowok dewasa ini memperoleh penawaran utk jadi bintang film porno Negara Sakura, Jepang. Bayarannya serta tidak tanggung-tanggung. Buat sekali main-main, Jelly akan dibayar USD 10 ribu.

“Aku sempat ditawari utk bermain film dewasa sama hunian produksi Jepang. Namun saya tolak,” tutur Jelly ketika berbincang bersama madupoker.net  di Mall Kuningan City, Jakarta Selatan.

Menurut Jelly, penawaran itu masuk lewat kotak pesan akun sarana sosialnya. Isinya ialah satu buah penawaran utk mengikuti casting akan selebriti film porno Jepang. Tapi Jelly tidak tergiur dgn gaji dijanjikan. Yang Merupakan model majalah laki laki dewasa, beliau serta mengaku memang lah tidak jarang memperoleh penawaran berbau negatif.

“Tiba-tiba ada email masuk aja. Saya ditawarin untuk casting. Per episode dibayar USD 10 ribu,” jelasnya

Melongok industri film porno Jepang memang lah mencengangkan. Awal thn dulu Jepang sukses menyaingi Amerika dalam elemen produksi film porno. Setidaknya setiap tahun, Jepang membuahkan 4.000 film porno. Kesempatan Industri ini pula terbilang menjanjikan. Lebih-lebih rata rata wanita berumur 19 thn rata-rata jadi bintang dalam industri ini.

Bisa Saja kah Jepang kehabisan stok perempuan utk dipopulerkan seperti Maria Ozawa? kemungkinan begitu. Terlebih dalam Industri film porno Jepang, perempuan berumur 23 th dianggap telah lanjut umur buat ikut dalam produksi film dewasa ini.

MaduPoker

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *